5 Alasan Server Menggunakan OS Linux

hosting indonesia

Komputer saat ini seakan-akan sudah menjadi kebutuhan utama. Dari mulai anak-anak hingga dewasa, semua membutuhkan laptop atau komputer untuk belajar dan bekerja. Ketika membeli sebuah komputer, salah satu yang diperhatikan adalah sistem operasi. Apa itu sistem operasi? Dikutip dari Wikipedia, sistem operasi adalah suatu perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk meinjalankan perangkat lunak aplikasi seperti program-program pengolah kata dan web browser. Terdapat berbagai macam sistem operasi seperti Microsoft Windows, Linux, Mac OS X bahkan Android. Dari masing-masing sistem operasi tersebut mana yang jadi favorit kamu? Windows dan Mac OS sangat populer untuk digunakan sehari-hari. Sedangkan Linux jadi favorit para sysadmin untuk basis OS di server. Apa alasan server menggunakan Linux sebagai pondasi sistem?

5 Alasan Server Menggunakan Linux

Dikutip dari w3Techs, sebanyak 68,2% website di dunia menggunakan Unix/ Linux sebagai sistem operasi servernya. Kemudian disusul dengan Windows sebesar 31,8%. Memang hal ini benar terjadi. Pernahkah kamu bertanya apa sistem operasi dari Hosting dan VPS yang kamu miliki? Di DomaiNesia, semua Hosting Murah menggunakan sistem operasi CloudLinux yang berlisensi. Sedangkan untuk VPS Murah Indonesia, kamu bisa memilih distro sistem operasi Linux yang diinginkan. Mengapa bukan Windows yang digunakan? Hmmm coba baca beberapa alasan server menggunakan Linux yang dikutip dari PCWorld berikut ini

1. Linux Lebih Stabil

Stabil adalah salah satu hal yang cukup penting untuk sebuah server. Bisa dibayangkan jika kamu memiliki website atau toko online dengan pengunjung lebih dari 1000 orang tiap harinya. Jika server sering down, maka website juga tidak dapat diakses. Jika website/ toko online tidak dapat diakses maka pengunjung juga tidak dapat melakukan transaksi. Hal tersebut otomatis akan berdampak pada revenue bisnis. Nah inilah yang dimiliki sistem operasi Linux. Sudah terbukti sejak pertama rilis, Linux tidak pernah “crash”. Linux juga memiliki kemampuan untuk memproses data yang lebih baik daripada Windows. Semua konfigurasi Linux dapat berubah ketika sistem berjalan tanpa mempengaruhi service lainnya. Selain itu, Windows server sering mengalami “defragmantasi” pada hardisknya. Defragmentasi ini menyebabkan server berjalan sangat lambat.

2. Terhindar dari Virus

Linux didesain sebagai sistem operasi multiuser. Hanya user yang memiliki akses “root” atau “administrator” yang dapat mengakses kernel hingga memberikan perubahan pada sistem. Hal tersebut tentu saja membuat sistem semakin aman. Linux juga terjaga dari virus dan malware. Memang, tidak ada sistem yang 100% aman. Namun karena Linux bersifat open source, jika terdapat beberapa celah (vulnerabilities) maka semua orang bisa berkontribusi. Selain itu, di Linux kamu tidak akan dapat menyembunyikan apapun! Semua proses, folder dan file akan terkontrol dan terlihat oleh user. Inilah yang menyebabkan Linux menjadi OS favorit sysadmin.

3. Skalabilitas Tinggi

Di sistem operasi Windows, spesifikasi hardware sangat penting. Semakin tinggi versi Windows, maka hardware komputer kamu juga harus diupgrade. Jika tidak, komputer kamu akan menjadi lambat. Berbeda dengan Linux yang super fleksibel, ringan dan memiliki tingkat skalabilitas yang tinggi. Linux dapat jalan di komputer dengan spesifikasi yang rendah sekalipun. Linux dapat dikombinasikan dengan beberapa macam perangkat lho! Kamu bisa custom sesuka hati tergantung permintaan. Itulah salah satu alasan server menggunakan Linux yang harus kamu perhatikan!

4. Biaya Lebih Rendah

Selain open source, Linux juga gratis! Kamu tidak perlu membayar dengan harga mahal untuk mendapatkan sistem operasi ini. Namun, untuk skala enterprise ada beberapa sistem operasi berbasis Linux yang berbayar dan berlisensi. Misalnya CloudLinux yang digunakan DomaiNesia sebagai OS Hosting. Namun tenang! Semua sistem operasi Linux ini tidak semahal Windows! Bisa bayangkan berapa cost yang harus dikeluarkan perusahaan hanya untuk biaya OS server. Belum lagi biaya hardware dan maintenance.

5. Linux is Free!

Telah dikatakan berulang-ulang bahwa Linux adalah sistem operasi open source dan gratis! Open source artinya source code Linux ini gratis dan bebas untuk dikembangkan. Kamu tidak perlu terikat dengan satu vendor tertentu. Kamu bisa mix and match server serta memilih apa yang terbaik untuk kebutuhan bisnis.

Itulah alasan server menggunakan Linux dan mengapa Linux menjadi sistem operasi favorit para sysadmin. Ada berbagai distro Linux yang dapat digunakan untuk kebutuhan bisnis seperti CentOS, Slackware,Debian atau Ubuntu.

hosting indonesia
Yogi Juliyanto
About Yogi Juliyanto 143 Articles
Saya ingin melihat-lihat untuk mendapatkan ide segar dan kadang-kadang hanya duduk dan bekerja di depan komputer berjam-jam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*