Cara Memformat Partisi dengan Benar Pada Windows 7

Sebelum memformat partisi, Anda harus memahami cara membuat partisi dikarenakan dalam memformat partisi itu, Anda sudah membuat partisinya, jadi harus mengetahui cara membuatnya dulu baru memformat. Apabila harddisk telah dipartisi, maka harddisk itu telah dipetakan kedalam section, tetapi section-section itu masih kosong. Jika harddisk diibaratkan gedung perpustakaan yang baru saja dibangun, maka rak buku, papan petunjuk, dan katalog buku hendaknya disiapkan dahulu sebelum buku-buku dimasukkan untuk disimpan.

Jika sebuah partisi diibaratkan sebuah buku, maka filesystem ibarat kertas yang digunakan untuk menulis. Perbedaan jenis kertas yang dipakai, jumlah garis yang tersedia didalam satu halaman, dsb, sangat menentukan bagaimana proses kita menulis di buku tersebut. Tentunya kalau kertas belum di pasang kedalam buku, kita tidak bisa menulisi buku tersebut.

Berikut cara mudah memformat hardisk pada komputer windows 7

Langkah pertama untuk memformat hardisk adalah membuka “Disk Management”. Cara Caranya cukup mudah, anda hanya perlu  mengklik tombol Start >  ketikkan diskmgmt.msc kedalam kotak form pencarian.

Setelah muncul jendela Disk Management, sekarang lihatlah pada halaman, pilih drive mana yang akan anda format > tandai dengan cara diklik > kemudian pada kotak-kotak bagian bawah pilih drive yang akan diformat, lalu klik kanan dan pilih Format.Ingat!, pastikan jika drive yang akan anda format adalah drive yang benar-benar anda maksud. Jangan sampai keliru, sebab memformat akan menghapus seluruh file didalam drive.Gambar:

* Catatan: Cara ini adalah cara untuk memformat pada bagian partisi (drive) DATA saja, bukan drive SYSTEM. Drive system adalah drive C: , dan itu hanya bisa dilakukan pada saat melakukan install ulang.Jadi yang bisa anda format dalam hal ini adalah memformat drive DATA, misalnya D:, E: dst.

Jika Anda tidak memformat drive  C:, maka lanjutkan membaca, karena ini adalah caranya.Setelah Anda mengklik Format, maka akan muncul jendela kecil. Di sini Anda bisa memberikan nama untuk drive , memilih file system, dan menentukan ukuran unit alokasi.

Pada kotak teks di sebelah Volume Label, anda bisa memberikan nama untuk drive anda, pada turorial ini  kita menggunakan nama testdrive. Selanjutnya, Anda harus memilih file sistem yang akan digunakan. Untuk Windows disini memberikan  tiga pilihan yaitu : NTFS, FAT, FAT32 dan. NTFS adalah yang paling umum dipergunakan, jadi kecuali Anda memerlukannya untuk program tertentu, maka anda  perlu untuk memilih FAT32 .Kalau hanya anda pergunakan seperti biasanya, pilih NTFS.

Atur Alokasi Satuan ke Ukuran ke Default. Hal ini akan memilih ukuran alokasi terbaik berdasarkan pada ukuran hard drive. Anda jangan menggunakan alokasi khusus, jika tak tahu apa yang anda lakukan.

Selanjutnya Anda akan melihat dua kotak check yaitu perform a quick format  dan Enable file and folder compression. Sekarang “Uncheck(hapus check)” yang sudah terdapat  pada pilihan perform a quick format, jika  anda ingin melakukan format cara standar(rekomendasi).

Kotak centang yang ada dibawah Enable file and folder compression memberi Anda pilihan untuk mengaktifkan file dan folder kompresi. Mencentang kotak ini akan memungkinkan Anda untuk memilih file dan folder yang akan dikompresi / dekompresi dengan cepat, ini dapat membantu Anda untuk menghemat ruang hard drive. namun kadang ada suatu masalah  yaitu dapat mempengaruhi kinerja disk. Sebaiknya anda tidak mencentang pilihan pada pilihan ini,  karena kompresi file tidak benar-benar diperlukan jika hanya anda sendiri yang biasa mengakses ke drive tersebut.

Setelah semua diatas telah selesai anda lakukan, sekarang tinggal klik OK. Kemudian Windows akan memperingatkan bahwa Anda bahwa akan memformat hard drive , dan ini tidak dapat diubah.Lanjutkan, karena semua itu telah anda ketahui.

Sekarang proses memformat hardisk yaang anda lakukan telah selesai, anda hanya tinggal menunggu semua proses yang dilakukan oleh windows hingga finish.Lama atau sebentar tergantung pada seberapa besar ukuran drive Anda, ini bisa  berlangsung dari beberapa menit sampai beberapa jam. Rekomendasi: Jika ukurang drive anda terbilang besar, sebaiknya melakukan format pada saat komputer tak digunakan untuk hal lain. Bila proses format telah selesai, akan ada pesan FINISH dengan tulisan besar.Dan indikator persentase Format telah menunjukkan 100%,  kemudian pada status daftar drive ditandai dengan “Healthy

hosting indonesia
Admin
About Admin 81 Articles
Saya ingin melihat-lihat untuk mendapatkan ide segar dan kadang-kadang hanya duduk dan bekerja di depan komputer berjam-jam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*