Cara Menampilkan File Yang Terkena Virus Pada Windows 7

VIRUS word cloud, tag cloud, graphics - security concept

Virus komputer merupakan kata yang menakutkan bagi sebagian orang. Ini tidak lain karena virus merupakan program jahat yang mampu menggandakan diri dan merusak kinerja sistem. Virus yang sering menyerang komputer, laptop, dan terutama data flashdisk adalah virus shortcut. Virus berkembang sangat cepat. Sudah jutaan komputer yang terserang virus, salah satunya adalah virus jenis shortcut yang telah lama merajalela. Biasanya virus shortcut menyerang file format .DLL dan .EXE yang merupakan sistem windows, termasuk didalamnya windows 7.

Cara menghilangkan virus di laptop windows 7 sebenarnya sama saja dengan cara menghilangkan virus di sistem windows lainnya. Kita bisa mencobanya dengan atau tanpa antivirus.
1. Tanpa antivirus
Berikut ini cara menghilangkan virus shortcut di laptop windows 7 tanpa menggunakan antivirus:

  • Siapkan laptop yang akan dibersihkan dari virus
  • Tekan tombol Win + R secara bersamaan. Lalu ketik cmd dan tekan enter.
  • Selanjutnya kita akan melihat kolom command prompt yang akan digunakan untuk membasmi virus yang menyerang.
  • Masukkan lokasi drive yang terinfeksi virus. Misalnya, drive yang terkena virus adalah drive D, maka dalam command promot kita harus mengetik seperti ini: D:lalu tekan enter.
  • Drive F: > akan muncul, tentu saja ini tergantung dengan drive yang kita ketikkan.
  • Kemudian ketikkan attrib ­s ­h *.* /S /D dan tekan enter.

Keterangan: 
s: digunakan untuk menghilangkan attrib tipe sistem file.
h: berfungsi menghilangkan attrib tipe hidden file.
* .*: Semua file/folder yang terdapat di Harddish atau Flashdisk anda.
/s: Untuk memproses seluruh folder dan sub folder dan,
/d: Memproses folder.

Cara ini berlaku apabila laptop memang terinfeksi virus shorcut. Untuk varian virus lainnya, untuk mengatasinya tentu menggunaakan cara yang juga berbeda.

2. Menggunakan antivirus
Selain cara manual, kita juga bisa menggunakan antivirus untuk menghilangkan virus berbahaya. Misalnya kita bisa menggunakan antivirus Smadav, Avast, AVG, Avira, Norton, Kaspersky dan lain-lain. Gunakanlah satu antivirus yang Anda anggap terbaik, dan jangan lupa untuk melakukan update secara rutin.

Secara berkala juga lakukan scaning dengan menjalankan antivirus. Jadi, bilamana virus menyusup, antivirus akan mendeteksi dan membersihkan file-fle jahat tersebut. Perlu diketahui virus sifatnya menyebar atau menggandakan diri. Paling banyak ditemukan berasal dari flashdisk atau hardisk eksternal yang barangkali sudah digunakan dibanyak komputer yang sudah terlebih dahulu terinfeksi virus.

Untuk itu, jangan asal menggunakan flashdisk di komputer lain. Jika harus dilakukan, gunakan antivirus untuk mendeteksi program jahat.

hosting indonesia
Admin
About Admin 81 Articles
Saya ingin melihat-lihat untuk mendapatkan ide segar dan kadang-kadang hanya duduk dan bekerja di depan komputer berjam-jam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*