Mirip Instagram, LinkedIn Tes Fitur Stories

hosting indonesia

Satu lagi media sosial yang mengikuti fitur Stories yang dibuat Snapchat. Setelah Instagram, giliran LinkedIn yang akan menghadirkan fitur tersebut.

Media sosial yang diperuntukkan bagi para profesional ini mengaku tengah menguji Stories secara internal. Mereka berencana akan memperluas pengujian dalam beberapa bulan ke depan.

“Tahun lalu, kami mulai bertanya pada diri sendiri seperti Stories dalam konteks profesional. Stories hadir pertama kali di Snapchat dan kemudian diadopsi oleh Instagram dan Facebook,” tulis Pete Davies, Head of Consumer Product LinkedIn dalam posting-nya.

“Kehadiran (stories) punya alasan yang baik. Mereka menawarkan cara mudah untuk berbagi update tanpa harus terlihat sempurna dan tidak melekat selamanya di profil,” tambahnya Davies.

Dia membayangkan bahwa perusahaan atau karyawan menggunakan Stories yang dibuat LinkedIn menjadi format percakapan baru untuk membahas topik bermanfaat seperti terkait pelajaran yang dipetik dalam sebuah pekerjaan atau ide-ide strategi bisnis.

Namun Davies tidak menyebut dengan rinci kapan LinkedIn akan merilis fitur Stories di platformnya.

Hadirnya Stories di LinkedIn sepertinya upaya media sosial milik Microsoft ini untuk menjaring pengguna yang lebih muda. Sebelumnya mereka telah merilis sejumlah fitur Reactions, Newsletters, Trending News dan Live Video. Semua fitur tersebut rupanya berhasil mendongkrak jumlah engagement pengguna sebesar 25% dari tahun sebelumnya

hosting indonesia
Yogi Juliyanto
About Yogi Juliyanto 192 Articles
Saya ingin melihat-lihat untuk mendapatkan ide segar dan kadang-kadang hanya duduk dan bekerja di depan komputer berjam-jam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*